Tampilkan postingan dengan label action. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label action. Tampilkan semua postingan













Sinopsis Film Gangster ini bercerita tentang kisah seorang pria bernama Bagi Jamroni yang menjadi preman di desa lembah gunung Me...



Sinopsis
Film Gangster ini bercerita tentang kisah seorang pria bernama Bagi Jamroni yang menjadi preman di desa lembah gunung Merapi yang jatuh hati pada Sari. Rasa kecewa menghinggapi Bagi Jamroni hingga Sari di ajak ortunya ke Jakarta.

Review Sinopsis Film Terbaru Indonesia “Gangster” ! Aksi Thriller Agustus 2015, Simak Selengkapnya... !

Jamroni menjadi pemberantas para begal hingga dia pun terlibat kesalahfahaman dengan juragan sapi (Dede Yusuf). Jamroni npun mendapat kabar bahwa ayahnya, Tohari tengah sekarat dan menyampaikan berita bahwa dia bukan anak kandung.

Akhirnya Jamroni pun memutuskan ke Jakarta mencari Sari, hari itu bersamaan dengan Sari kembali ke Desa. Di Jakarta pun dia berbaku hantam dengan ormas hingga dia bergantungan di mobil gadis yang sedang melarikan diri, Retta (Nina Zohok).

Kejadian itu pun menjadi awal perkenalan Retta dan Jamroni yang tak terduga. Ternyata, Retta hanya ingin memanfaatkan Jamroni. Jamroni pun menyadari hal itu. Dia juga bertanya-tanya pada dirinya apakah dia menyukai Retta dan mulai melupakan Sari?

Amsar yang marah karena gagalnya pernikahan adiknya dengan Retta pun menyuruh orang untuk membekuk Jamroni. Akhirnya, Jamroni harus menghadapi Bang Jangkung.




Sinopsis Di bawah kegelapan dan keheningan fajar, Rama (Iko Uwais), seorang calon ayah dan perwira polisi elit baru, dalam regu ...



Sinopsis

Di bawah kegelapan dan keheningan fajar, Rama (Iko Uwais), seorang calon ayah dan perwira polisi elit baru, dalam regu yang dipimpin oleh Sersan Jaka (Joe Taslim), tiba di blok apartemen Tama dengan petunjuk Letnan Wahyu (Pierre Gruno). Setelah berpapasan dengan Gofar (Iang Darmawan) salah seorang penghuni apartemen tersebut, mereka menerobos masuk dan dengan hati-hati mengamankan para penjahat penghuninya. Mulai dari lantai dasar dan bergerak naik, dengan terencana mereka menyusup sampai mencapai lantai enam, namun kemudian mereka terlihat oleh seorang anak pengintai, yang lari meneriaki temannya yang kedua sebelum dia tertembak mati oleh peluru senapan serbu Letnan Wahyu. Peringatan tersebut mencapai Tama dan algojonya, Mad Dog (Yayan Ruhian) lewat interkom. Tama segera memanggil bala bantuan. Dua penembak runduk di gedung samping menembak anggota regu polisi di lantai dasar. Seorang anggota regu polisi lain segera tewas ditembak oleh penembak runduk setelah melihat keluar dari jendela. Dalam kekacauan tersebut tahanan mereka lolos dan membunuh dua polisi lain, mendapatkan kontrol di lantai 5. Sebuah serangan mendadak berhasil melumpuhkan satu-satunya mobil angkut regu Polisi. Tama mematikan listrik di seluruh gedung, mengumumkan terdapatnya "tamu tak diundang" terjebak di lantai 6, dan menjanjikan sewa gratis untuk yang berhasil membunuh mereka.

Jauh di jantung daerah kumuh Jakarta berdiri sebuah gedung apartemen telantar yang tak tertembus dan menjadi rumah aman bagi gangster, penjahat dan pembunuh yang paling berbahaya. Blok apartemen kumuh tersebut telah dianggap tak tersentuh oleh para rival gembong narkoba terkenal Tama Riyadi (Ray Sahetapy), bahkan untuk perwira polisi paling berani sekalipun. Semuanya berubah ketika sebuah tim polisi senjata dan taktik khusus berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu bangunan tersebut dan mengakhiri teror Tama untuk selamanya.